Tampilkan postingan dengan label HYDROCRACKING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HYDROCRACKING. Tampilkan semua postingan

5.27.2009

UKURAN KUALITAS OLI

1. Viscosity Index (VI)

Ukuran kemampuan oli mempertahankan viskositasnya dalam rentang temperature tertentu. Makin besar angka viscosity index artinya makin sedikit perubahan viskositas dalam suhu yang berubah-ubah. Secara umum makin tinggi viscosity index makin bagus oli tersebut.

2. Low Temperature Performance (POUR POINTS)

Makin baik Oli mengalir pada temperature yang rendah, makin baik low temperature performance-nya. Sehingga makin baik dalam melindungi mesin saat start-up dalam kondisi cuaca yang dingin

3. High Temperature Performance (FLASH POINTS)

Bagaimana ketahanan oli dibawah kondisi mesin yang panasnya ekstrim, apakah lebih mudah terbakar ? apakah akan kehilangan viskositas sehingga menyebabkan kontak antar metal? Semakin baik oli maka semakin tahan berada dalam kondisi panas yang ekstrim

4. Oxidation Resistance.

Oksidasi menyebabkan terbentuknya kotoran pada mesin. Oksidasi juga meningkatkan viskositas oli dan membuat mesin bekerja lebih keras untuk memompa oli keseluruh sistem. Jadi oli harus bisa mencegah oksidasi

Untuk mencapai 4 kriteria tadi atas hasil akhir pelumas base oil, maka minyak mentah harus melalui serial langkah proses pemurnian sebagai berikut:

  1. Desalting, memisahkan unsur garam dalam minyak mentah untuk mempermudah tahapan selanjutnya.
  2. Partial Vaporization, memisahkan unsur berdasarkan titik didihnya.
  3. Vacum Distillation, memisahkan molekul unsur berdasarkan berat molekulnya.
  4. Solvent Extraction, menghilangkan hampir 80% unsur aromatik yang akan mestabilkan ketahanan terhadap oksidasi dan meningkatkan viskositas.
  5. Dewaxing, mengeluarkan unsur wax yang pada gilirannya akan menjamin kemampuan alir oli pada suhu rendah
  6. Hydrofinishing/clay tratment, memisahkan komponen yang tidak stabil seperti sulfur dan nitrogen akan meningkatkan stabilitas ketahanan terhadap oksidasi dan temperatur.
  7. Hydrotreating, memurnikan oli sampai >99 lebih lanjut lagi dan menstabilkan ikatan hydrokarbon oli, proses ini hanya digunakan untuk mendapatkan oli super premium

PSEUDO-SYNTHETIC BASESTOCKS

Ada beberapa pelumas yang tersedia dipasaran yang begitu murni disebut sebagai synthetic. Mereka tidak terbuat dari synthetic basestocks tetapi persamaannya terlalu sedikit dengan petroleum basestocks.

Pelumas petroleum basestocks bisa diproses dengan proses refinery yang super ekstrim disebut sebagai hydrocracking. Oli yang diproses dengan proses ini dibeberapa brand tertentu ditulis sebagai “synthetic oil” yang memang legal diberi label seperti itu. Pelumas tersebut bukan synthetic sesungguhnya seperti pemahaman umum dan tidak sama seperti premium synthetic oil.

Hydrocacking merubah struktur molekul awal dari pelumas basestocks dengan memecahkan dan menggabungkan beberapa struktur molekul menjadi lebih stabil. Hasilnya adalah basestock yang lebih baik dari segi thermal dan dan tingkat oksidasi yang lebih rendah seiring peningkatan mempertahankan viskositas pada rentang temperature yang lebar dibanding dengan tipikal petroleum basestocks . Walaupun kontaminan masih ada, dan masih berbentuk petroleum basestock, kontaminasinya dalam batas minimal dan karakteristikperformance tinggi. Proses hydrocacking juga bisa membuat stok minyak mentah yang berbagai jenis menjadi kesatuan bentuk pelumas petroleum basestocks